Pages

Featured Posts Coolbthemes

Thursday, March 26, 2015

Pesona Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang Kalbar

Pulau Lemukutan, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang memiliki keindahan wisata bawah air yang mengagumkan karena banyak aneka terumbu karang di daerah itu. Tidaklah mengherankan, pulau Lemukutan menjadi salah satu tempat favorit bagi kalangan penyelam yang ada di Kalbar.

Patut diakui bahwa pulau Lemukutan sangat terkenal bagi masyarakat kalbar karena pesona pulau yang indah dan banyaknya ditemukan terumbu karang aneka jenis serta beragam jenis ikan di pulau itu dan secara otomatis ramainya masyarakat Kalbar dari berbagai kabupaten kota menikmati liburan di pulau Lemukutan.

Jarak tempuh menuju pulau Lemukutan yang relatif dekat dari Kota Pontianak juga menjadi alasan masyarakat berlibur di pulau yang menyajikan pemandangan indah ini.

Bagi kalangan penyelam yang ada Kalbar seperti komunitas selam Inhasa Diving Club Pontianak menjadikan pulau Lemukutan sebagai lokasi sertifikasi bagi penyelam pemula dan belajar tentang ilmu terumbu karang karena kawasan pulau ini dinilai sangat tepat karena sebagai lokasi diving yang relatif aman dan memiliki aneka terumbu karang beraneka jenis.

Selain itu, spot selam di kawasan pulau Lemukutan juga relatif banyak dan setiap spot tentunya beragam pula terumbu karang yang ada karena dipengaruhi oleh temperatur air serta kedalaman di kawasan itu.

Dengan digelarnya sertifikasi selam yang berlangsung tinggal 19-22 maret 2015 yang digelar oleh Inhasa Diving Club diharapkan menumbuhkembangkan ketertarikan masyarakat akan dunia selam dan tentunya juga untuk mengkampanyekan pelestarian terumbu karang yang ada di Kalbar.

Data Nasional tercatat tahun 2014, penyelam Indonesia yang sudah sertifikasi sekitar 50 ribu orang dan angka ini jauh dibandingkan dengan negara thailand yang mencapai 250 ribu orang. Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk, Indonesia merupakan penduduk terbanyak ke-5 di dunia.

Bila dicermati dari angka itu maka perlu adanya gerakan nasional untuk merangsang para masyarakat kalbar agar dapat bersertifikasi selam karena Indonesia memiliki laut yang sangat luas dan banyaknya jenis terumbu karang. Bahkan organisasi pemerhati karang dunia mencatat bahwa di Indonesia memiliki 20 persen jenis terumbu karang yang ada di dunia.

Para senior selam Indonesia sangat menyayangkan bahwa beberapa kawasan diving di Indonesia saat ini sudah dikuasi asing, bahkan lebih ironisnya melarang para penyelam Indonesia yang tidak bersertifikasi lisensi selam sejenis mereka padahal kita berada di negara sendiri namun asinglah yang berkuasa.

Dengan permasalahan itu diharapkan agar kawasan pulau Lemukutan hendaknya dijaga dan mengantisipasi agar tidak dikuasai asing karena aneka terumbu karang dikawasan pulau Lemukutan sangat menarik. Hal yang sangat penting adalah bagaimana tetap menjaga kawasan pulau Lemukutan tetap asri menarik dan terumbu karangnya tetap baik serta menjaga kebersihan pulau dari sampah.

Peran pemerintah serta masyarakat juga menjadi penentu untuk terus mempromosikan pulau Lemukutan agar terus terkenal dengan menggelar kegiatan secara rutin di pulau itu karena tanpa promosi secara gencar mustahil pulau Lemukutan yang memiliki wisata bawah air yang mengagumkan ini dapat terkenal.

Wednesday, November 26, 2014

Pelestarian Terumbu Karang Dengan Media Buatan

Indonesia memiliki kekayaan alam bawah air yang sangat mengagumkan, namun perlu dilakukan secara cermat untuk menjaga pelestarian alam. salah satu pelestarian terumbu karang dengan media buatan.

Beberapa komunitas selam kini bukan hanya melakukan penyelaman saja namun melakukan juga pelestarian dengan menggalakkan media terumbu karang buatan untuk menjaga populasi ikan dan terumbu karang sebagai rumah ikan.

Kegiatan ini seperti dilakukan kalangan komunitas selam yang ada di kalbar, yakni Inhasa Diving Club atau yang disingkat dengan IDC.

Dengan dasar wujud kepedulian terhadap pelestarian terumbu karang, para anggota Inhasa menggelar kegiatan penanaman karang yang berlangsung di pulau penata besar, kabupaten Bengkayang. Media buatan yakni menggunakan semen dengan beragam bentuk kemudian di simpan di dasar laut.

Selanjutnya setiap 2 atau 3 bulan, dilakukan pengecekan dan membersihkan karang buatan tersebut serta melakukan pengukuran berapa ketinggian karang buatan yang dilakukan.

Kegiatan ini juga diharapkan untuk merangsang generasi muda khususnya kalangan pencinta olahraga bawah air untuk turut serta melakukan pelestarian terumbu karang dan sekaligus sebagai kampanye agar tidak menggunakan alat tangkap ikan yang illegal seperti melakukan pengeboman ikan yang bisa menghancurkan terumbu karang dikawasan itu.

Walaupun tanpa adanya bantuan dari pihak lain, kegiatan penanaman terumbu karang ini terus dikakukan secara berkelanjutan dan direncananya juga akan dilakukan di kawasan pulau-pulau lain di Kalbar sehingga menjadikan lokasi diving yang menarik. 

Tuesday, November 18, 2014

Kebijakan Pemerintah Menaikan Harga BBM Menyesatkan

Kebijakan pemerintahan Presiden RI Jokowi menaikan harga BBM tanggal 18 November 2014 ditanggapi aksi demo dari berbagai organisasi pergerakan mahasiswa di Kalbar yang berlangsung di Bundaran Sebelas Digulis Kalbar Jalan A.Yani Pontianak yang menolak kebijakan itu.

Mahasiswa menilai bahwa kebijakan kenaikan harga BBM saat ini sangat keliru dan tidak tepat, hal ini berdasarkan fakta bahwa harga minyak dunia mengalami penurunan dan bahkan negara tetangga yakni Malaysia akan mengeluarkan kebijakan menurunkan harga minyak di negara itu.

Dalam orasinya mahasiswa juga mengkritisi kebijakan presiden tanpa adanya keberpihakan kepada masyarakat dan tanpa adanya kajian ekonomi dampak yang akan ditimbulkan pasca kebijakan itu dilakukan karena beberapa kebutuhan masyarakat dipastikan akan menanjak naik.

Patut diketahui saat Jokowi pada masa kampanye capres menyatakan akan mengeluarkan 3 kartu sakti yakni kartu indonesia sehat, kartu indonesia pintar dan kartu indonesia sejahtera namun setelah menjadi presiden ternyata dana tersebut tidak ada dan akhirnya mengeluarkan kebijakan untuk memaksakan menaikan harga BBM dengan kata lain kepentingan itu hanya berdasarkan kepentingan politik dan sangat menyesatkan.

Pakar ekonomi Indonesia, kwik juga mengungkapkan kebijakan pemerintah menaikan harga BBM saat ini tidak tepat dan bahkan sulit diterima dari kajian ekonomi karena minyak dunia mengalami penurunan harga serta negara tidak membeli minyak mentah yang ada di negara kaya ini walaupun pengolahan minyak mentah itu diekspor di negara Singapura.

Kwik juga menyatakan bahwa Jokowi terkesan mengabaikan keluhan rakyat dampak pasca kenaikan BBM sebesar Rp.2000,- perliter.

Beberapa pengamat negara juga menilai bahwa kebijakan kenaikan harga BBM ini sangat kental dengan politik yang akan menghancurkan negara dan syarakat dengan mafia minyak.




Monday, September 22, 2014

Lomba Mancing Udang Galah Se-Kalbar 2014

Ikuti dan saksikanlah Lomba Mancing Udang Galah Se-Kalbar yang digelar PUG dan Pemuka sebagai wujud pelestarian alam dan peduli terhadap sesama serta kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan lokasi mancing di sungai Rasau Kabupaten Kubu Raya, Kegiatan lomba mancing udang galah ini akan diselenggarakan pada tanggal 28 September 2014.

Lomba ini akan memperebutkan uang tunai puluhan juta rupiah dan beragam hadiah menarik lainnya.

Sunday, May 4, 2014

Mengenal Rule Of Thirds

Rule of thirds adalah dimana menampilkan gambar dalam camera yang dinamis dan enak untuk dilihat seperti pada foto ataupun pada layar video sehingga tidak menimbulkan kejenuhan mata memandang.

Pada Rule of thireds itu merupakan pembagian layar menjadi tiga bagian secara garis maya atau garis hayal saat mengabadikan momen atau objek yang ada dibagian sudut-sudut garis maya bukan pada bagian tengah atau sentral atau dalam istilah lain garis itu secara vertikal atau horizontal dipertemuan garis tersebut yakni di bagian bawah atau atas dan dibagian kanan atau kiri.

Dapat dicontohkan saat mengabadikan gambar orang maka yang menjadi titik tengah adalah mata, maka untuk menghasilkan gambar yang dinamis sesuai dengan rule of thirds itu harus berada di bagian pertemuan garis maya kiri atau kanan dan atas atau bawah.

Patut menjadi pertimbangan dan kecermatan setiap dalam pengambilan gmbar yakni harus menghasilkan gambar yang berfariasi sehingga mendapatkan momen yang ada sesuai yang kita inginkan, hal yang sangat diperlukan juga pada pengambilan gambar video sehingga ada keanekaragaman gambar dengan berbagai sudut pengambilan gambar sehingga menarik dan tidak membosankan.

.








Rule of Thirds

Saturday, May 3, 2014

Sungai Kapuas Menjadi Tong Sampah Terapung

Sungai Kapuas merupakan sungai yang menjadi bagian kehidupan masyarakat Kota Pontianak terutama yang bermukim di bantaran sungai.

Namun sangat disayangkan saat ini sungai yang menjadi bagian kebanggaan dan sekaligus kehidupan vital masyarakat itu mengalami pencemaran dengan banyaknya sampah yang sengaja dibuang oleh masyarakat yang tidak mengindahkan betapa pentingnya air sungai Kapuas bagi kehidupan kalangan masyarakat lainnya.

Tumpukan sampah itu bisa dengan mudah kita temukan hampir disepanjang sungai Kapuas, seolah-olah sungai kapuas menjadi tong sampah terapung dan menjadi pemandangan buruk di kawasan sungai itu.

Padahal kita ketahui setiap harinya masyarakat yang bermukim di sungai itu memanfaatkan airnya untuk keperluan mandi, mencuci bahkan perusahaan air minum daerah juga menjadikan air sungai terpajang di Kalimantan itu sebagai air minum untuk keperluan ratusan ribuan penduduk sungai kapuas yang dialirkan kerumah-rumah penduduk.

Mungkin setiap orang yang kita temui akan mengungkapkan kata yang sama "Sungai Kapuas Sekarang Kotor". Anggapan itu memang tidak bisa dibantahkan apabila dibandingkan dengan kondisi sungai Kapuas beberapa tahun lalu.

Yang lebih membuat pilu pemandangan di sungai itu, hampir disepanjang sungai kapuas warga seenaknya membuang sampah rumah tangga langsung ke sungai tanpa memikirkan dampak yang akan ditimbulkan dan tidak adanya himbauan pemerintah untuk memperingatkan warga agar tidak membuang sampah ke sungai sebagai bentuk antisipasi dikemudian hari.

Sungai Kapuas menjadi tong sampah terapung memang menjadi fenomena yang harus ditanggulangi sejak dini karena air sungai Kapuas sangat penting bagi kehidupan masyarakat Kota Pontianak dan warga lainnya yang ada di Kalbar yang masih tergantung dengan air sungai itu.

Mungkin saja pemerintah terkait menggalang kegiatan untuk membersihkan sampah yang memadati sungai kapuas dengan melibatkan peran serta masyarakat, pelajar dan mahasiswa serta berbagai organisasi pemuda yang ada di daerah ini.

Selain itu, pemerintah pun bisa pula melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di tepian sungai Kapuas dengan memberikan pemahaman agar tidak lagi membuang sampah ke sungai serta menyediakan tong sampah di berbagai tempat dan di daerah pemukiman penduduk yang selama ini mungkin luput dari perhatian, padahal kalau dicermati kawasan sungai Kapuas bisa menjadi salah satu objek wisata yang mengagumkan di Kota Pontianak sehingga menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke daerah ini. 

Friday, April 25, 2014

Potensi Kampung Beting Sebagai Wisata Kota Pontianak

Perkampungan Beting merupakan perkampungan yang berada di tepian sungai kapuas yang letaknya sangat strategis di Kota Pontianak. Patut diketahui perkampungan yang satu ini tidak bisa dipisahkan dengan sejarah berdirinya Kota Pontianak.

Nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan sangat kental di perkempungan beting sebagai nilai-nilai warisan budaya leluhur.

Berbagai tanggapan negatif memang cenderung tercetus apabila menanyakan kepada masyarakat tentang perkampungan Beting tersebut, namun anggapan itu bisa terbantahkan apabila kita mengunjungi kampung yang satu ini dengan nilai-nilai budaya kebersamaan dan sangat terasa berbeda dengan perkampungan lainnya yang ada di Kota Pontianak.

Kehidupan masyarakat yang tinggal di kampung Beting memang sangat jauh berbeda karena kita temukan nilai-nilai kesederhanaan terutama pada pemukiman tempat tinggal penduduk.

Mungkin saja ini merupakan salah satu kurangnya perhatian pemerintah sehingga pada saat sekarang ini perkampungan Beting dinilai jauh tertinggal dengan perkampungan lainnya.

Namun tidak bagi para pelukis Pontianak yang mengekspesikan keahlian mereka dalam seni lukis dan memberikan pesan moral bagi siapa saja yang melihat lukisan mereka di rumah warga. Pesan moral itu tentang adanya pengungkapan fakta bahwa perkampungan Beting mengalami kesenjangan sosial.

Selain itu, para pelukis juga memberikan pesan yang ingin disampaikan agar anak-anak Beting harus tetap sekolah demi masa depan yang baik di kemudian hari.

Memang diakui bahwa anak-anak kampung Beting masih banyak ditemukan yang putus sekolah karena masih adanya anggapan dikalangan mereka bahwa pendidikan yang tinggi tidak bisa merubah nasib mereka.

Lukisan yang terpampang itu memiliki pesan mengajak masyarakat di kampung Beting untuk mengatasi persoalan agar anak mereka kelak dapat terus sekolah dan ini merupakan tanggungjawab semua pihak.

Dengan berbagai kreasi dan seni lukis para seniman Pontianak, bisa jadi asumsi negatif tentang kampung  Beting di kalangan masyarakat bisa memudar karena Beting merupakan perkampungan yang sangat bersahabat dan menarik untuk dikunjungi, bahkan bisa menjadi perkampungan wisata di Kota Pontianak apabila didukung oleh semua kalangan termasuk pemerintah.